rambat

rambat

Ekor Kolonialisme Masa Lalu dalam Tubuh Anom

Pustaka Rambat

Ekor Kolonialisme Masa Lalu dalam Tubuh Anom Beberapa waktu lalu, “bahasa Jaksel” sedang tren digunakan oleh generasi muda, khususnya Gen Z, ketika berselancar di media sosial. Gaya bahasa populer ini mencampurkan kedua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, ke…

Paradoksal Narasi “Asing” oleh Tan Malaka dan Prabowo

Pustaka Rambat

Paradoksal Narasi “Asing” oleh Tan Malaka dan Prabowo Publik tentu familiar dengan narasi “pihak asing” yang sering disebut oleh Prabowo Subianto, sebagai presiden terpilih periode 2024–2029. Narasi ini sering ditujukan kepada para pengkritik kebijakan pemerintah, atau aksi demonstrasi yang dilakukan…

Buaian Lancung Pemerintah dalam Narasi Ekonomi

Pustaka Rambat

Buaian Lancung Pemerintah dalam Narasi Ekonomi Namun, boleh atau tidaknya dipakai, perkara sepenting itu, karena mengenai seluruh rakyat, tak bisa diputuskan begitu saja. Lebih dahulu mesti diadakan perundingan yang masak di antara para wakil rakyat jelata. Di tengah semangat rakyat…

Lahirnya Negara sebagai Dasar Penderitaan Rakyat

Pustaka Rambat

Lahirnya Negara sebagai Dasar Penderitaan Rakyat Masyarakat Indonesia pada masa sekarang ini tengah bergejolak. Dihadapkan pada ekonomi yang melemah bersamaan dengan nilai rupiah yang terus merosot, berulang kali aksi demonstrasi telah dilakukan. Dari mahasiswa di Jakarta, menyebar hingga ke pulau…

Wakil Rakyat: dari Rakyat, oleh Birokrasi, untuk Nafsu Pribadi

Pustaka Rambat

Wakil Rakyat: dari Rakyat, oleh Birokrasi, untuk Nafsu Pribadi Topeng reaksi sekarang telah jatuh. Rakyat Indonesia sekarang telah yakin, bahwa tak dapat mengharapkan suatu hal pun dari pemerintah imperialisme. Tan Malaka melalui bukunya Naar de Republiek Indonesia, mengajak seluruh masyarakat…

Mengapa Indonesia Perlu Revolusi?

Pustaka Rambat

Mengapa Indonesia Perlu Revolusi? Revolusi itu bukan sebuah ide yang luar biasa dan istimewa. Revolusi memiliki arti perubahan ketatanegaraan (mengenai politik atau keadaan sosial) dengan cara kekerasan, seperti pemberontakan bersenjata. Di Indonesia, revolusi pascakemerdekaan berlangsung sejak tahun 1945, hingga kisaran…

Pribumi: Batas Semu antara Manusia dan Anjing

Pustaka Rambat

Pribumi: Batas Semu antara Manusia dan Anjing Verboden voor honden en inlander.‘Priboemi dan andjing dilarang masoek.’ Mungkin, pembaca tak asing dengan kalimat di atas. Tulisan ini katanya dulu sering ditempel oleh bangsa Belanda—yang menetap di Hindia Belanda—pada restoran, kolam renang,…

Merenungkan Kembali Sejarah Kemerdekaan

Pustaka Rambat

“Masih lebih enak dijajah Belanda.” Narasi di atas rasa-rasanya tidak asing terdengar di telinga dan terbaca di mata melalui media sosial akhir-akhir ini. Terlebih di tengah rezim Prabowo yang berhasil mencetak rekor mengerikan, yakni rupiah yang kian melemah hingga mencapai…

Melangkah Keluar dari Kubang Kemistisan

Pustaka Rambat

Melangkah Keluar dari Kubang Kemistisan Sudah menjadi rahasia umum, bahwa hal-hal mistis selalu menjadi kegemaran sebagian masyarakat Indonesia. Laut Selatan di Jogja yang dikuasai Nyi Roro Kidul, sampai meyakini adanya waktu-waktu terlarang untuk melakukan sesuatu, misalnya pernikahan. Sering kali kepercayaan…